<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>apa kabar dunia</title>
	<atom:link href="http://noesaja.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://noesaja.wordpress.com</link>
	<description>alam, manusia, lingkungan dan hidup</description>
	<lastBuildDate>Tue, 08 Dec 2009 19:42:45 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<cloud domain='noesaja.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://www.gravatar.com/blavatar/10ec65cc6c18e8d5f1535811b3ca0d92?s=96&#038;d=http://s.wordpress.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>apa kabar dunia</title>
		<link>http://noesaja.wordpress.com</link>
	</image>
			<item>
		<title>Aku Hanya Bisa Mengatakannya Dalam Sebuah Lagu</title>
		<link>http://noesaja.wordpress.com/2009/12/08/aku-hanya-bisa-mengatakannya-dalam-sebuah-lagu/</link>
		<comments>http://noesaja.wordpress.com/2009/12/08/aku-hanya-bisa-mengatakannya-dalam-sebuah-lagu/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 08 Dec 2009 19:32:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>krakatau</dc:creator>
				<category><![CDATA[musik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://noesaja.wordpress.com/?p=575</guid>
		<description><![CDATA[Ya, aku tahu ini memang sudah agak terlambat
Aku harap ini tidak mengganggumu
Aku harus mengatakannya karena tidak bisa  menunggu lagi
Aku tahu kamu pasti mau mengerti
Tiap kali aku coba mengatakannya padamu
Kata-kata yang keluar justru salah&#8230;
Jadi, aku harus mengatakan bahwa aku mencintai kamu hanya lewat  sebuah lagu
Ya, aku tahu itu memang agak aneh
Tapi tiap  kali [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=noesaja.wordpress.com&blog=919737&post=575&subd=noesaja&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Ya, aku tahu ini memang sudah agak terlambat<br />
Aku harap ini tidak mengganggumu<br />
Aku harus mengatakannya karena tidak bisa  menunggu lagi<br />
Aku tahu kamu pasti mau mengerti</p>
<p>Tiap kali aku coba mengatakannya padamu<br />
Kata-kata yang keluar justru salah&#8230;<br />
Jadi, aku harus mengatakan bahwa aku mencintai kamu hanya lewat  sebuah lagu</p>
<p>Ya, aku tahu itu memang agak aneh<br />
Tapi tiap  kali aku ada di dekatmu<br />
Aku benar-benar kehabisan kata untuk mengatakannya<br />
Aku tahu kamu pasti bisa mengerti ini</p>
<p>Setiap waktu yang seharusnya jadi waktu yang tepat<br />
Kata-kata yang  keluar justru salah&#8230;<br />
Jadi aku harus mengatakan bahwa aku mencintai kamu hanya dalam sebuah lagu</p>
<p>Ya, aku tahu ini memang sudah agak terlambat<br />
Tapi aku  harap ini tidak mengganggu kamu<br />
Ada sesuatu yang seharusnya memang sudah kukatakan padamu sejak dulu<br />
Aku tahu kamu pasti mau mengerti&#8230;</p>
<p>* Jim Croce &#8211; Life &amp; Time 1973 *</p>
<p style="text-align:center;"><a href="../files/2009/12/jim-croce2.jpg"><img title="jim croce2" src="../files/2009/12/jim-croce2.jpg" alt="" width="353" height="532" /></a></p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/noesaja.wordpress.com/575/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/noesaja.wordpress.com/575/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/noesaja.wordpress.com/575/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/noesaja.wordpress.com/575/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/noesaja.wordpress.com/575/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/noesaja.wordpress.com/575/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/noesaja.wordpress.com/575/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/noesaja.wordpress.com/575/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/noesaja.wordpress.com/575/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/noesaja.wordpress.com/575/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=noesaja.wordpress.com&blog=919737&post=575&subd=noesaja&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://noesaja.wordpress.com/2009/12/08/aku-hanya-bisa-mengatakannya-dalam-sebuah-lagu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/173eaeaa400eb48fee485b8aebec3ca6?s=96&#38;d=monsterid" medium="image">
			<media:title type="html">krakatau</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="../files/2009/12/jim-croce2.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">jim croce2</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Menyulap Ban Lori Bekas Jadi kursi Taman</title>
		<link>http://noesaja.wordpress.com/2009/12/06/menyulap-ban-lori-bekas-jadi-kursi-taman/</link>
		<comments>http://noesaja.wordpress.com/2009/12/06/menyulap-ban-lori-bekas-jadi-kursi-taman/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 06 Dec 2009 17:50:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>krakatau</dc:creator>
				<category><![CDATA[dunia kita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://noesaja.wordpress.com/?p=569</guid>
		<description><![CDATA[Ban lori bekas bisa menjadi kursi taman ditangan kreatif M Tahir (40). Pria asal Medan ini sukses meraih jutaan rupiah dari penjualan kursi-kursi berbahan ban lori bekas.
Usaha kursi dari bahan ban lori bekas  milik M Tahir diberi nama Mandiri Tondi. Lokasinya di samping perumahan Koperari Karyawan PLN Batam Centre. Untuk jadi sebuah kursi, ban [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=noesaja.wordpress.com&blog=919737&post=569&subd=noesaja&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><strong><a href="http://noesaja.files.wordpress.com/2009/12/dscn1002.jpg"><img class="alignright size-full wp-image-570" title="DSCN1002" src="http://noesaja.files.wordpress.com/2009/12/dscn1002.jpg?w=273&#038;h=206" alt="" width="273" height="206" /></a>Ban lori bekas bisa menjadi kursi taman ditangan kreatif M Tahir (40). Pria asal Medan ini sukses meraih jutaan rupiah dari penjualan kursi-kursi berbahan ban lori bekas.</strong></p>
<p>Usaha kursi dari bahan ban lori bekas  milik M Tahir diberi nama Mandiri Tondi. Lokasinya di samping perumahan Koperari Karyawan PLN Batam Centre. Untuk jadi sebuah kursi, ban lori dipotong dengan teknik pemotongan melingkar tanpa putus. Satu ban lori bisa menjadi tali ban sepanjang 33 meteran.</p>
<p><span id="more-569"></span>Tali-tali ban kemudian dianyam menjadi sebuah kursi taman bunga, kursi kolam renang, dan kursi teras rumah. Menurut M Tahir, awalnya tahun 2004 hanya  usaha tali ban yang dijual ke pembuat kursi sofa berbahan kayu dan kain. Lumayan menguntungkan, soalnya ban bekas masih  gratis saat itu.  Usaha tali ban kemudian dikembangkan menjadi usaha pembuatan kursi di tahun 2007. Ide buat kursi ini  terinpirasi dari pembuatan kursi ban di Jawa Barat. Dulunya M Tahir pernah bekerja buat kursi dari ban.</p>
<p>”Setahu saya, sekarang ini, usaha pembuatan kursi ini cuma saya satu-satunya di Batam,” kata M Tahir, kepada Batam Pos, Kamis (3/12).</p>
<p>Kursi dari ban lori bekas punya banyak kelebihan. Di antaranya  tahan meski kepanasan dan kehujanan, unik dan mudah dibersihkan dengan cukup disiram air saja.</p>
<p><strong>Omset Rp12 Juta Per Bulan</strong></p>
<p>Kursi ban lori banyak peminatnya. Terbukti setiap bulan, bisa terjual 30 set kursi (satu set kursi terdiri dari dua kursi satu meja). Satu set dijual dengan harga Rp400 ribu. Ini artinya dalam satu bulan M Tahir bisa mengantongi uang Rp12 jutaan. ”Pembelinya tak hanya masyarakat biasa. Hotel  Golden View juga memesan 40 set kursi kolam renang dan taman,” ujar M Tahir berbangga hati.</p>
<p><a href="http://noesaja.files.wordpress.com/2009/12/dscn0999.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-571" title="DSCN0999" src="http://noesaja.files.wordpress.com/2009/12/dscn0999.jpg?w=262&#038;h=329" alt="" width="262" height="329" /></a>Ia mengambil ban bekas dari 20 perusahaan besar di semua Batam. ”Saya beli ban lori bekas ukuran 1020  dengan harga Rp10 ribu dan ban lori ukuran 825  dengan harga Rp5 ribu,”katanya.</p>
<p>Sekarang M Tahir sudah memiliki truk untuk mengambil ban-ban lori dan mengantar kursi kepada pemesannya. Truk itu dia beli dengan cara kredit selama satu tahun. Dulu serba sendiri, sekarang dibantu lima orang karyawan. (andriani susilawati)</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/noesaja.wordpress.com/569/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/noesaja.wordpress.com/569/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/noesaja.wordpress.com/569/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/noesaja.wordpress.com/569/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/noesaja.wordpress.com/569/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/noesaja.wordpress.com/569/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/noesaja.wordpress.com/569/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/noesaja.wordpress.com/569/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/noesaja.wordpress.com/569/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/noesaja.wordpress.com/569/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=noesaja.wordpress.com&blog=919737&post=569&subd=noesaja&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://noesaja.wordpress.com/2009/12/06/menyulap-ban-lori-bekas-jadi-kursi-taman/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/173eaeaa400eb48fee485b8aebec3ca6?s=96&#38;d=monsterid" medium="image">
			<media:title type="html">krakatau</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://noesaja.files.wordpress.com/2009/12/dscn1002.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">DSCN1002</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://noesaja.files.wordpress.com/2009/12/dscn0999.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">DSCN0999</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Merintis Usaha Bermodal Brosur</title>
		<link>http://noesaja.wordpress.com/2009/12/06/merintis-usaha-bermodal-brosur/</link>
		<comments>http://noesaja.wordpress.com/2009/12/06/merintis-usaha-bermodal-brosur/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 06 Dec 2009 17:21:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>krakatau</dc:creator>
				<category><![CDATA[dunia kita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://noesaja.wordpress.com/?p=564</guid>
		<description><![CDATA[Sekarang, keadaan sudah serba enak. Daru Widodo memiliki ruko tempat usaha, punya rumah, dan punya kendaraan. Ini berbanding terbalik dengan saat Daru merintis usahanya sembilan tahun lalu.”Dulu saya sengsara mbak,”ujar Daru Widodo  saat ditemui di tokonya di Ruko Taman Lakota, Blok E nomor 5, Batam Centre. Dulu, untuk memulai usaha ia nekad walau hanya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=noesaja.wordpress.com&blog=919737&post=564&subd=noesaja&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><strong><a href="http://noesaja.files.wordpress.com/2009/12/dscn0674.jpg"><img class="alignright size-full wp-image-565" title="DSCN0674" src="http://noesaja.files.wordpress.com/2009/12/dscn0674.jpg?w=290&#038;h=218" alt="" width="290" height="218" /></a>Sekarang, keadaan sudah serba enak. Daru Widodo memiliki ruko tempat usaha, punya rumah, dan punya kendaraan. Ini berbanding terbalik dengan saat Daru merintis usahanya sembilan tahun lalu.”Dulu saya sengsara mbak,”ujar Daru Widodo  saat ditemui di tokonya di Ruko Taman Lakota, Blok E nomor 5, Batam Centre. Dulu, untuk memulai usaha ia nekad walau hanya bermodal menyebarkan brosur saja.<br />
</strong></p>
<p>Tahun 2000, Daru datang mencari pekerjaan ke Batam usai tamat kuliah di ITN Malang. Dengan berbekal uang Rp150 ribu, Ia nekad ke Batam sendirian dengan kapal laut. Sialnya dalam perjalanan di kapal itu, justru dompetnya dicopet. Jadilah bekal uang, SIM, dan KTP hilang semua.</p>
<p><span id="more-564"></span> Begitu tiba di Batam, Daru benar-benar dibuat pusing. Tidak ada uang, tak ada identitas. Belum lagi desakan kebutuhan perut gara-gara seharian tak makan. ”Saat itu yang terpikir oleh saya. Pokoknya saya asal dikasih makan, saya mau kerja apa saja,” ujar Daru Widodo.</p>
<p>Beruntung sebuah rumah makan yang menjadi bagian dari Penginapan Kusuma Jawa di daerah Pelita mau menerimanya bekerja. Di rumah makan itu, Daru mau mencuci piring, asalkan dikasih makan. Ia menjadi tukang cuci piring di rumah makan itu sampai 6 bulan. “Saya mau jadi tukang cuci piring karena sudah tidak ada pilihan,” kata Pria asal Temanggung Jawa Timur.</p>
<p>Sembari bekerja sebagai tukang cuci piring, Daru mencoba mengirimkan lamaran ke beberapa perusahaan. Tak lama setelah itu, keberuntungan mulai menyapanya. Daru akhirnya diterima bekerja di perusahaan yang memproduksi fiber di Kawasan Industri Kara Batam Centre. Di perusahaan itu, Daru menjabat supervisor dengan upah yang berlipat-lipat daripada bekerja menjadi tukang cuci piring. ”Saya merasa waktu itu, wah, kayaknya sudah ada perubahan,”ujar Daru senang.</p>
<p>Untuk tempat tinggal, Daru memutuskan kos di perumahan Citra Batam. Begitu bekerja, muncul keinginan Daru untuk memiliki sepeda motor. Daru mencari ide untuk mendapatkan uang muka membeli sepeda motor. Saking ingin sekali punya motor, ia memutuskan pulang pergi dari Citra Batam ke Kara Industri berjalan kaki. Akhirnya usai tiga bulan berjalan kaki, Daru berhasil mengumpulkan uang Rp3 juta untuk uang muka beli motor yang diimpikannya.</p>
<p>Meski sudah punya penghasil tetap Daru Widodo yang terbiasa ulet, kerja keras mencari uang tambahan. Motor yang dibelinya, Ia gunakan untuk berjualan kacang telur. ”Saya suruh orang saja buat kacang telur. Terus saya jual dengan dititip ke kaki lima. Dulu pedagang kaki lima banyak. Ada sekitar 150  kaki lima yang saya titip kacang telur,” katanya.</p>
<p>Setiap hari seusai pulang kerja, Darupun berkeliling menitipkan kacang telur dan mengambil keuntungan dari hasil penjualan kacang telur di setiap pedagang kaki lima. Biarpun usahanya kecil-kecilan, ternyata hasil penjualan kacang telur di kaki lima lumayan menguntungkan. Setiap hari saja, dari satu warung  untungnya Rp2.000. Artinya kalau ada 20 warung berarti untungnya Rp40.000. Bisa dihitung keuntungan cukup besar, soalnya Ia menitipkan kacang telurnya di 150 kaki lima yang ada di Batam Centre, Nagoya Jodoh, Sekupang dan daerah Batam lainnya.</p>
<p>Usaha jualan kacang telur lenyap, seiring dengan makin berkurannya kaki lima karena pedagang-pedagang kaki lima ditertibkan oleh pemerintah. Saat itulah usaha kacang telur tutup. ”Ya hilang kacang telurnya. Tapi saya sudah untung,” ujarnya.</p>
<p><strong>Akhirnya Punya Bengkel Teralis Sendiri</strong></p>
<p>KEADAAN Daru berubah menjadi lebih baik setelah menikahi gadis bernama Laily Masruhah. Mereka berdua akhirnya membeli rumah di KDA, lalu membuka usaha wartel di rumahnya. Usaha inipun lumayan menghasilkan di masa itu.</p>
<p>Setelah usaha wartelnya tutup. Daru mencari bisnis lain dan ketemulah bisnis dengan prospek cerah yaitu bisnis pembuatan teralis. Perumahan padat di Batam Centre merupakan pangsa pasar besar. Iapun segera mewujudkannya. Karena Daru yang tak bisa  membuat teralis secara teknis, maka ia menyuruh orang lain untuk membuat teralis.</p>
<p>Waktu itu Daru hanya membuat brosur sederhana dari kertas kuarto. Di brosur itu, ia menuliskan Maharani menerima pembuatan terlaris. Lalu diberi gambar teralis sederhana dari komputer. Lima ratus (500) lembar brosur disebarkan ke beberapa perumahan. ”Sebelum pergi bekerja, saya pagi-pagi keliling ke rumah-rumah. Saya selipin brosur  di bawah pintu,” katanya.</p>
<p>Baginya, untuk menawarkan jasa teralis tak perlu memakai contoh-contoh foto teralis. Selain karena baru merintis, menawarkan brosur dengan foto aneka teralis tidak memungkinkan bagi Daru. ”Saya tak percaya kalau mau usaha itu harus pakai modal dulu. Tanpa modalpun kita sebenarnya bisa memulai usaha. Saya buka usaha teralis tak pakai modal, hanya modal brosur,” ujar Daru.</p>
<p>Menurutnya usaha itu harus pelan-pelan. Justru dengan pelan-pelan itu kita menjadi tahu kelemahan usaha yang sedang dijalankan. Kalau usaha dimulai dengan modal, usaha itu juga belum tentu sukses dan berjalan. Usai menyebar brosur, besok harinya, seseorang menelponnya dan itulah pesanan teralis perdananya. Daru menerapkan sistem uang muka 30 persen pada pelanggannya itu. Untuk mengerjakan teralis pesanan konsumennya, Daru mendatangi jasa pembuatan teralis lain untuk mengerjakannya yang sebelumnya telah dilobi untuk bekerjasama dengannya.</p>
<p>Kondisi seperti itu berjalan hanya lima bulan saja.  Pasalnya pelanggannya kian banyak, tapi teralis yang diorderkan dan di-sub ke jasa pembuatan teralis lain rupanya tidak selesai dalam tempo yang dijanjikan ke pelanggan. ‘”Saya jadi banyak dikomplen. Ya sudah, akhirnya saya putuskan untuk dikerjakan sendiri. Saya ajak dua orang yang saya kenal dan bisa buat teralis. Saya bilang, ayolah ikut dengan saya untuk membuat teralis. Dan mereka mau,” cerita Daru.</p>
<p>Ia sendiri, sampai sekarang secara teknik tak mengerti pembuatan teralis. Untuk mengerjakan teralis-teralis itu, Daru menyewa sebuah rumah di BidaAsri I, sementara kantor usaha jasa pembuatan teralis tetap dijalankan dari rumahnya di KDA. Perlahan-lahan pelanggannyapun kian banyak seiring dengan upaya pelayanan terbaik dalam pembuatan teralis di Maharani. Salah satunya soal waktu pengerjakan teralis, Daru berupaya selalu tepat waktu sesuai dengan yang dijanjikan. Sekarang karyawannya pun tak lagi dua, tapi sudah tujuh orang karyawan. Kalau  order sedang banyak, tenaga borongan makin banyak.  Usahanya makin maju, niat Daru untuk keluar dari perusahaannya semakin kuat. ”Saya merasa, kerja di perusahaan itu, rasanya kok nggak maju-maju,” ujarnya.</p>
<p>Akhirnya ia memutuskan keluar dari perusahaan setelah bekerja hampir 4 tahunan.  Tak lama setelah Daru keluar, ternyata perusahaan tempat bekerja itu bangkrut. (andriani susilawati)</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/noesaja.wordpress.com/564/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/noesaja.wordpress.com/564/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/noesaja.wordpress.com/564/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/noesaja.wordpress.com/564/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/noesaja.wordpress.com/564/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/noesaja.wordpress.com/564/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/noesaja.wordpress.com/564/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/noesaja.wordpress.com/564/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/noesaja.wordpress.com/564/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/noesaja.wordpress.com/564/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=noesaja.wordpress.com&blog=919737&post=564&subd=noesaja&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://noesaja.wordpress.com/2009/12/06/merintis-usaha-bermodal-brosur/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/173eaeaa400eb48fee485b8aebec3ca6?s=96&#38;d=monsterid" medium="image">
			<media:title type="html">krakatau</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://noesaja.files.wordpress.com/2009/12/dscn0674.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">DSCN0674</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Sejuknya Rezeki Penghijauan</title>
		<link>http://noesaja.wordpress.com/2009/12/06/sejuknya-rezeki-penghijauan/</link>
		<comments>http://noesaja.wordpress.com/2009/12/06/sejuknya-rezeki-penghijauan/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 06 Dec 2009 16:38:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>krakatau</dc:creator>
				<category><![CDATA[dunia kita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://noesaja.wordpress.com/?p=560</guid>
		<description><![CDATA[


 
 
Dua puluh ribuan bibit pohon mahoni, jati, jabon, dan cokelat terlihat berjajar rapi di salah satu sudut halaman Ruko Taman Buana Indah, Sei Panas-Batam. Di bagian tengah bibit-bibit pohon itu, ada papan tulisan Taman Pembibitan Batam Green City yang ditancapkan di sebuah pohon. Di situlah Beidessy Tri Aji (35) menyemai puluhan ribu bibit [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=noesaja.wordpress.com&blog=919737&post=560&subd=noesaja&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><table>
<tbody>
<tr>
<td colspan="2" valign="top"><strong> </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong><a href="http://noesaja.files.wordpress.com/2009/12/dscn0709.jpg"><img class="alignright size-full wp-image-561" title="DSCN0709" src="http://noesaja.files.wordpress.com/2009/12/dscn0709.jpg?w=284&#038;h=214" alt="" width="284" height="214" /></a>Dua puluh ribuan bibit pohon mahoni, jati, jabon, dan cokelat terlihat berjajar rapi di salah satu sudut halaman Ruko Taman Buana Indah, Sei Panas-Batam. Di bagian tengah bibit-bibit pohon itu, ada papan tulisan Taman Pembibitan Batam Green City yang ditancapkan di sebuah pohon. Di situlah Beidessy Tri Aji (35) menyemai puluhan ribu bibit pohon penunjang usaha program penghijauan miliknya.</strong><br />
“Usaha yang saya jalankan berbeda dengan usaha nursery. Yang saya jalankan program penghijauan.  Kalau nursery jual tanamannya, maka Taman Pembibitan saya, tidak menjual bibit pohon,” kata Beidessy Tri Aji(35) kepada Batam Pos, Selasa (25/8).</p>
<p><span id="more-560"></span>Aji menuturkan secara teknis, usaha yang dijalankan Aji ini menyodorkan proposal program penghijauan kepada perusahaan-perusahaan industri di Kepri,  developer, pemerintah provinsi, pemerintah kota/kabupaten dan pihak-pihak yang peduli lingkungan melalui program penghijauan di Provinsi Kepulauan Riau. “Istilahnya bukan membeli atau membayar, tapi sumbangan untuk merealisasikan program penghijauan,” katanya.</p>
<p>Setelah sumbangan itu diterima Aji, kemudian langsung menanam ribuan pohon di lahan yang telah ditunjuk untuk dihijaukan.</p>
<p>Saat pertama kali menjalankan usaha program penghijauan Aji hanya mengeluarkan modal untuk pembelian tanah hitam Rp300 ribu dan Rp300 ribu untuk 3500 polibek dan untuk pembelian 3500 bibit pohon. Modal itu dia keluarkan setelah proposal program penghijauan yang diajukan diterima. Ajipun kemudian menanam pohon di Batamindo, Bandara Hang Nadim, Batam Centre, gunung Bintan dan lainnya. ”Saya targetnya satu tahun 1 juta pohon yang saya tanam,” ujarnya.</p>
<p>Untuk menjalankan usaha program penghijauan Aji dibantu beberapa orang. Saat pembibitan ada empat orang yang membantunya. Mereka bertugas merawat (menyiram, mencabut rumput, dan memberi pupuk). Seperti saat ini, ada 12 ribu pohon mahoni, 3000 pohon jati, 2000 pohon sengon, 1000 pohon johar, 1000 pohon jabon dan 1000 pohon cokelat yang semuanya dirawat.</p>
<p>Untuk menghemat pengeluaran biaya selama perawatan bibit pohon penghijauan, Aji memanfaatkan air selokan dipinggir jalan Sei Panas untuk menyirami bibit-bibit pohon itu. ”Wah kalau siramnya pakai air ATB, biayanya bisa besar mbak,” ujarnya.</p>
<p>Perawatan ribuan bibit-bibit pohon itu dilakukan sampai sekitar 6 bulanan. Setelah itu sudah siap ditanam. Saat penanaman di lahan gersang, Aji mengajak enam orang tenaga inti dan ratusan tenaga sukarelawan dari masyarakat sekitar. Tenaga yang ada dibagi ke dalam beberapa pekerjaan yaitu meletakan pohon,  mencangkul tanah, menanam dan merawat pohon  selama 6 bulan.</p>
<p>”Kita menjamin pohon yang kita tanam hidup, tumbuh besar dan hijau. Jika ada pohon yang tidak tumbuh, maka pohon yang mati harus diganti dengan pohon baru,” katanya</p>
<p style="text-align:center;">***</p>
<p><strong>Usaha Burger Tidak Hoki<br />
</strong></p>
<p>PERJALANAN jatuh bangun membangun usaha pernah dilalui Beidessy Tri Aji. Pria ini pernah berkali-kali mencari peruntungan dengan membuka berbagai usaha. Di antaranya usaha sablon, hingga bisnis makanan yaitu jualan burger di sebuah Pujasera di Batam.”Banyak mbak usahanya, jualan Burger pernah, tapi gagal, ” ujar Aji.</p>
<p>Aji mengaku kegagalannya dalam usahanya tersebut bukan karena tak seriusnya menjalankan usaha atau faktor kepintaran. Tapi gagal karena memang bukan bernasib di usaha yang berbagai macam itu. ”Saya memang menyukai petualangan, jadi memang cocok dengan usaha program penghijauan ini. Saya pernah menanam pohon di gunung Bintan,” tambahnya.</p>
<p>Aji asal Jakarta ini juga pernah bekerja di kapal pesiar Cruise Ship Carousel selama dua tahun dibagian hause keeping.”Saya lulusan pariwisata di Bandung,” katanya</p>
<p>Selama bekerja di kapal pesiar itu, Ajipun keliling dunia termasuk keliling Eropa, ke Napoli, Sisilia, Roma, dan Italia. Upahnya memang lumayan besar, tapi  sayang waktu itu, uang yang didapatkan habis untuk berpoya-poya. Aji juga pernah bekerja menjadi marketing di beberapa media cetak di Batam.  ”Saya pernah membuat majalah, tapi gagal,” katanya. (andriani susilawati)</td>
</tr>
</tbody>
</table>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/noesaja.wordpress.com/560/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/noesaja.wordpress.com/560/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/noesaja.wordpress.com/560/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/noesaja.wordpress.com/560/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/noesaja.wordpress.com/560/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/noesaja.wordpress.com/560/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/noesaja.wordpress.com/560/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/noesaja.wordpress.com/560/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/noesaja.wordpress.com/560/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/noesaja.wordpress.com/560/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=noesaja.wordpress.com&blog=919737&post=560&subd=noesaja&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://noesaja.wordpress.com/2009/12/06/sejuknya-rezeki-penghijauan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/173eaeaa400eb48fee485b8aebec3ca6?s=96&#38;d=monsterid" medium="image">
			<media:title type="html">krakatau</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://noesaja.files.wordpress.com/2009/12/dscn0709.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">DSCN0709</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>I Got A Name ( Tribute to Jim Croce &#8230; )</title>
		<link>http://noesaja.wordpress.com/2009/12/05/i-got-a-name-tribute-to-jim-croce/</link>
		<comments>http://noesaja.wordpress.com/2009/12/05/i-got-a-name-tribute-to-jim-croce/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 05 Dec 2009 13:25:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>krakatau</dc:creator>
				<category><![CDATA[musik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://noesaja.wordpress.com/?p=553</guid>
		<description><![CDATA[
Like the pine trees linin&#8217; the windin&#8217; road
I&#8217;ve got a name, I&#8217;ve got a name
Like the singin&#8217; bird and the croakin&#8217; toad
I&#8217;ve got a name, I&#8217;ve got a name
And I carry it with me like my daddy did
But I&#8217;m livin&#8217; the dream that he kept hid
Movin&#8217; me down the highway
Rollin&#8217; me down the highway
Movin&#8217; ahead [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=noesaja.wordpress.com&blog=919737&post=553&subd=noesaja&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p style="text-align:center;"><a href="../files/2009/12/makam-jim-croce.jpg"><img class="aligncenter" title="makam jim croce" src="../files/2009/12/makam-jim-croce.jpg" alt="" width="233" height="289" /></a></p>
<p>Like the pine trees linin&#8217; the windin&#8217; road<br />
I&#8217;ve got a name, I&#8217;ve got a name<br />
Like the singin&#8217; bird and the croakin&#8217; toad<br />
I&#8217;ve got a name, I&#8217;ve got a name<br />
And I carry it with me like my daddy did<br />
But I&#8217;m livin&#8217; the dream that he kept hid<br />
Movin&#8217; me down the highway<br />
Rollin&#8217; me down the highway<br />
Movin&#8217; ahead so life won&#8217;t pass me by</p>
<p><span id="more-553"></span>Like the north wind whistlin&#8217; down the sky<br />
I&#8217;ve got a song, I&#8217;ve got a song<br />
Like the whippoorwill and the baby&#8217;s cry<br />
I&#8217;ve got a song, I&#8217;ve got a song<br />
And I carry it with me and I sing it loud<br />
If it gets me nowhere, I&#8217;ll go there proud<br />
Movin&#8217; me down the highway<br />
Rollin&#8217; me down the highway<br />
Movin&#8217; ahead so life won&#8217;t pass me by</p>
<p>And I&#8217;m gonna go there free<br />
Like the fool I am and I&#8217;ll always be<br />
I&#8217;ve got a dream, I&#8217;ve got a dream<br />
They can change their minds but they can&#8217;t change me<br />
I&#8217;ve got a dream, I&#8217;ve got a dream<br />
Oh, I know I could share it if you want me to<br />
If you&#8217;re going my way, I&#8217;ll go with you<br />
Movin&#8217; me down the highway<br />
Rollin&#8217; me down the highway<br />
Movin&#8217; ahead so life won&#8217;t pass me by</p>
<p>by : JIM CROCE&#8230;</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/noesaja.wordpress.com/553/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/noesaja.wordpress.com/553/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/noesaja.wordpress.com/553/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/noesaja.wordpress.com/553/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/noesaja.wordpress.com/553/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/noesaja.wordpress.com/553/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/noesaja.wordpress.com/553/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/noesaja.wordpress.com/553/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/noesaja.wordpress.com/553/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/noesaja.wordpress.com/553/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=noesaja.wordpress.com&blog=919737&post=553&subd=noesaja&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://noesaja.wordpress.com/2009/12/05/i-got-a-name-tribute-to-jim-croce/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/173eaeaa400eb48fee485b8aebec3ca6?s=96&#38;d=monsterid" medium="image">
			<media:title type="html">krakatau</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="../files/2009/12/makam-jim-croce.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">makam jim croce</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Komersialisasi Kiamat 2012</title>
		<link>http://noesaja.wordpress.com/2009/11/17/komersialisasi-kiamat-2012/</link>
		<comments>http://noesaja.wordpress.com/2009/11/17/komersialisasi-kiamat-2012/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 17 Nov 2009 19:09:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>krakatau</dc:creator>
				<category><![CDATA[1]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://noesaja.wordpress.com/?p=544</guid>
		<description><![CDATA[
Film memang jadi cara paling gampang untuk mendoktrinisasi orang banyak. Film 2012 contohnya. Film besutan sutradara Roland Emmerich ini belakangan jadi magnet yang menyedot banyak penonton untuk datang berbondong-bondong ke bioskop. Isi ceritanya dilatarbelakangi oleh ramalan bangsa Maya yang kemudian diinterpretasikan oleh arkeolog dan ilmuwan barat sebagai hari akhir atau kiamat.  Walau sudah jelas-jelas [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=noesaja.wordpress.com&blog=919737&post=544&subd=noesaja&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p style="text-align:center;"><a href="http://noesaja.files.wordpress.com/2009/11/kiamat.jpg"><img class="size-full wp-image-550 aligncenter" title="kiamat" src="http://noesaja.files.wordpress.com/2009/11/kiamat.jpg?w=308&#038;h=435" alt="" width="308" height="435" /></a></p>
<p><strong>Film memang jadi cara paling gampang untuk mendoktrinisasi orang banyak. Film 2012 contohnya. Film besutan sutradara Roland Emmerich ini belakangan jadi magnet yang menyedot banyak penonton untuk datang berbondong-bondong ke bioskop. Isi ceritanya dilatarbelakangi oleh ramalan bangsa Maya yang kemudian diinterpretasikan oleh arkeolog dan ilmuwan barat sebagai hari akhir atau kiamat.  Walau sudah jelas-jelas cuma film, banyak orang yang tersihir dan mempercayai begitu saja. Apalagi katanya, tema dasar film itu diambil dari  penelitian para ilmuwan dan arkeolog yang berhasil membaca kalender bangsa Maya tentang akhir dunia ini.</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p>Saya menemukan sebuah tulisan yang saya pikir bagus sebagai penyeimbang &#8220;doktrinisasi&#8221;  tentang kiamat 2012. Bagus karena analisanya masuk akal dan gampang dicerna. So, yang sudah nonton filmnya atau membaca tulisan tentang analisa ilmuwan tentang kiamat 2012 dan sempat khawatir, bisa kembali tenang. Ingat, cuma ALLAH SWT yang tau kapan Hari itu akan tiba.</p>
<p><span id="more-544"></span></p>
<p>Sudah beberapa tahun ini kita disuguhkan dengan sebuah wacana baru, yaitu kalender Maya dan kiamat 2012. Setiap kali kita membaca mengenai hal ini di media, kita selalu dibuat untuk percaya bahwa suku Maya meramalkan dunia akan berakhir tahun 2012. Benarkah mereka meramalkan hal itu ?</p>
<p>Pada kalender yang dibuat oleh bangsa Maya, 21 Desember 2012 adalah akhir dari perhitungan kalender tersebut dan selama ini kalender bangsa Maya terbukti keakuratannya. Sehingga, banyak orang menyimpulkan bahwa tanggal tersebut hari kiamat akan datang dan semua umat manusia akan musnah. Namun, suku Maya saat ini secara keseluruhan tidak menaruh ketertarikan apapun pada 2012.</p>
<div id="attachment_546" class="wp-caption alignright" style="width: 310px"><a href="http://noesaja.files.wordpress.com/2009/11/maya21.jpg"><img class="size-full wp-image-546" title="maya2" src="http://noesaja.files.wordpress.com/2009/11/maya21.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" width="300" height="225" /></a><p class="wp-caption-text">kalender bangsa maya</p></div>
<p>Mulai dari film Holywood, buku-buku, website, surat kabar hingga iklan ramalan di televisi menggunakan nama Suku Maya untuk menyebut ramalan kiamat 2012. Namun mungkin banyak dari anda yang belum mengetahui bahwa Suku Maya sesungguhnya tidak pernah mengatakan bahwa kiamat akan terjadi pada tahun 2012.</p>
<p>Arkeolog Maya, Jose Huchm mengeluh bahwa, “Bila aku pergi ke komunitas penutur bahasa Maya dan menanyakan orang-orang apa yang akan terjadi pada 2012, mereka tak tahu apa-apa. Dan jika engkau berkata kepada mereka bahwa dunia akan berakhir pada tahun 2012, pasti mereka tidak akan mempercayaimu.”</p>
<p>Ya, anda tidak salah mendengar. Kiamat 2012 adalah sebuah penafsiran yang dikeluarkan oleh beberapa peneliti asing yang mempelajari suku Maya. Dengan kombinasi marketing yang efisien, penafsiran ini menyebar ke seluruh dunia. Efeknya, selain aliran uang, adalah ketakutan di kalangan masyarakat awam.</p>
<p>Sebenarnya penafsiran ini telah sejak awal ditentang oleh peneliti-peneliti arkeolog lainnya. Namun, kita maklum, media hanya akan memberitakan teori yang paling kontroversial. Jadi saya ingin membahas topik ini dengan melihatnya dari sudut pandang yang berlawanan.</p>
<p>Walaupun kelihatannya heboh, selama ini saya memandang kiamat 2012 hanya sebagai wacana dan interpretasi arkeologi. Bukan sebagai penafsiran agama. Jadi, jika anda membaca tulisan ini, pandanglah dari segi itu juga. Anggap saja kita sedang membaca salah satu diantara puluhan teori arekeologi yang terselip di buku pelajaran sekolah kita.</p>
<p>Supaya adil, mengingat bahwa penafsiran kiamat 2012 datang dari “ahli suku maya”, maka saya akan mengajak anda untuk melihat penolakan yang juga datang dari “ahli suku maya” lainnya. Mereka meneliti inskripsi yang sama, mereka meneliti suku dan kelender yang sama. Jadi saya rasa, fair enough.</p>
<p>Argumen yang menentang penafsiran kiamat 2012 datang dari interpretasi yang berbeda terhadap peninggalan-peninggalan suku Maya. Untuk mencegah tulisan ini menjadi panjang, saya hanya akan menyinggung tiga diantaranya yang saya anggap argumen terbaik, yaitu :</p>
<p>1. Inskripsi Monumen Tortuguero</p>
<p>Penjelasan Singkat : Kita mulai dari sebuah fakta yang mungkin belum anda ketahui. Apabila kita cuma mengenal satu jenis kalender, yaitu kalender Gregorian, maka suku Maya memiliki 22 jenis kelender. Tapi lupakan 22 kalender tersebut, kita hanya akan membahas 3 kalender yang paling termashyur.</p>
<p>Tiga kalender tersebut adalah :</p>
<p>Tzolkin</p>
<p>Terdiri dari satu siklus religius yang terdiri dari 260 hari. Tzolkin terdiri dari 20 minggu yang masing-masing terdiri dari 13 hari (13 hari x 20 minggu = 260 hari). Masing-masing minggu memiliki logonya sendiri seperti zodiak atau shio Cina.</p>
<p>Haab</p>
<p>Terdiri dari 365 hari, sama seperti kalender yang kita pakai. Haab terdiri dari 18 bulan yang masing-masing terdiri dari 20 hari (20 hari X 18 bulan = 360 hari). Ada sisa lima hari yang sering dianggap sial karena tidak masuk ke bulan manapun. Masing-masing bulan punya logonya sendiri-sendiri .</p>
<p>Kedua kalender ini adalah kalender siklus yang berbentuk lingkaran dan akan saling bertemu setelah 52 Haab.</p>
<p>Sekarang, lupakan kedua kelender tersebut. Kita akan melihat kalender ketiga yang sering dikaitkan dengan kiamat 2012.</p>
<p>Long Count</p>
<p>Berbeda dengan Tzolkin dan Haab yang merupakan kalender siklus, Long Count adalah kalender linear yang dimulai dari hari 1, sama seperti kalender yang kita pakai. Apabila kita memulai kalender kita dari tahun 1 Masehi. Maka Kalender Long Count dimulai dari tanggal 13 Agustus 3114 SM (Tanggal penciptaan bumi menurut suku Maya).</p>
<p>Kalender gregorian yang kita pakai memiliki unsur Hari, minggu, bulan dan tahun. Sedangkan Long count memiliki unsur kin, uinal, tun, katun, baktun.</p>
<p>1 kin = 1 hari</p>
<p>1 uinal = 20 kin = 20 hari</p>
<p>1 tun = 18 uinal = 360 kin = 360 hari</p>
<p>1 katun = 20 tun = 7.200 kin = 7.200 hari</p>
<p>1 baktun = 20 katun = 144.000 kin = 144.000 hari</p>
<p>Penulisan kalender maya harus mengikuti urutan-urutan diatas namun dimulai dari kanan.</p>
<p>Contoh :</p>
<p>Tanggal 12-09-2009 – format gregorian.</p>
<p>Saya mengkonversi tanggal diatas ke format kalender long count dengan menggunakan software yang saya dapatkan di internet dan format tanggalnya berubah menjadi seperti ini :</p>
<p>12.19.16.12.4 – format long count.</p>
<p>Artinya 12 baktun, 19 katun, 16 tun, 12 uinal, 4 kin. Apabila kita konversi ke jumlah hari (kin), maka :</p>
<p>(12 x 144.000) + (19 x 7200) + (16 x 360) + (12 x 20) + (4 x 1) = 1.870.804 hari sejak penciptaan.</p>
<p>Mudah dipahami kan ?</p>
<p>Tapi kalo anda bingung. Lupakan istilah-istilah diatas. Untuk mengetahui asal datangnya 21 Desember 2012, ingat saja yang ini :</p>
<p>1 baktun sama dengan 144.000 hari.</p>
<p>Lantas darimana tahun 2012 berasal?</p>
<p>Menurut sebuah buku yang bernama Popol Vuh yang menceritakan detail penciptaan, kita hidup pada masa penciptaan ke-4. Popol Vuh menceritakan bahwa tiga penciptaan pertama gagal dilakukan oleh dewa. Penciptaan ke-4 lah yang berhasil dan manusia ditempatkan di bumi.</p>
<p>Menurut Long Count Maya, penciptaan ke-3 yang gagal berakhir pada tanggal 13 Agustus 3114 SM.</p>
<p>Penciptaan ke-4 dimulai pada tanggal itu dan akan berakhir setelah 13 baktun.</p>
<p>13 baktun apabila ditulis dengan format Maya menjadi 13.0.0.0.0. Lalu dengan menggunakan metode perhitungan yang saya contohkan diatas, maka hasilnya adalah :</p>
<p>13 baktun x 144.000 hari = 1.872.000 hari = 5.125 tahun. Ingat, 1 baktun = 144.000 hari.</p>
<p>Jika dihitung dari tanggal 13 Agustus 3114 SM, maka hari ke 1.872.000 akan jatuh pada tanggal 21 Desember 2012.</p>
<p>Sekarang mengerti khan?</p>
<p>Menurut suku Maya, hari penciptaan akan berakhir pada baktun ke-13. Ini disebut siklus besar. Dari sinilah datang tafsiran kiamat 21 Desember 2012.</p>
<p>Seperti yang sudah saya katakan bahwa tanggal 21 Desember 2012 muncul dari berakhirnya periode penciptaan ke-4 kalender long count, yaitu setelah 13 baktun. Saya juga mengatakan bahwa salah satu sumber yang menyebut mengenai 13 baktun ini adalah buku vox popul.</p>
<p>Namun, ternyata ada sumber lain yang lebih sering digunakan oleh peneliti untuk mengindikasikan adanya kiamat dunia setelah 13 baktun, yaitu monumen Tortuguero yang berasal dari abad ke-7 Masehi. Pada monumen ini terukir sejumlah tulisan yang isinya memuliakan penguasa Maya pada waktu itu.</p>
<p>Seorang ahli suku Maya bernama Mark Van Stone berhasil menerjemahkan sebagian tulisan pada monumen tersebut dan salah satu kalimatnya adalah :</p>
<p>“The Thirteenth [b'ak'tun] will end. Black … will occur. (It will be) the descent of Bolon Yookte’ K’uh to the great (or red)…”</p>
<p>“13 baktun akan berakhir. Kegelapan (hitam)..akan muncul. (itu menandakan) turunnya Bolon Yookte K’uh”</p>
<p>Sebagian peneliti mengatakan bahwa ini adalah ramalan berakhirnya dunia pada tahun 2012. Namun peneliti lain punya pendapat berbeda.</p>
<p>Kuncinya, menurut mereka ada pada nama asing “Bolon Yookte K’uh”. tiga kata aneh ini ternyata nama seorang dewa yang dalam beberapa referensi kuno sering disebut sebagai dewa perang atau dewa konflik.</p>
<p>Karena itu, sangat rancu untuk menafsirkan akhir baktun ke-13 sebagai kiamat dunia. Bisa saja yang dimaksud oleh monumen tersebut hanyalah sebuah peristiwa perang, itupun kalau terjemahan yang dilakukan Mark Van Stone akurat. Soalnya monumen Tortuguero telah mengalami kerusakan yang cukup berat. Kalimat-kalimat yang terbaca sangat minim dan kabur.</p>
<p>David Stuart, seorang spesialis tulisan Maya dari Universitas Texas bahkan sama sekali tidak setuju dengan penafsiran bencana atau perang dari monumen ini.</p>
<p>“Tahun 2012 yang dimaksud monumen itu adalah ulang tahun penciptaan. Suku Maya tidak pernah mengatakan bahwa dunia akan berakhir, mereka juga tidak pernah mengatakan bahwa sesuatu yang buruk akan terjadi. Mereka hanya mencatat masa ulang tahun monumen yang akan datang”, demikian kata David.</p>
<p>2. Penerapan kalender Long Count yang berbeda-beda</p>
<p>Menurut para penganut teori kiamat 2012, siklus ke-4 long count akan berakhir setelah baktun ke-13. Namun disinilah muncul masalah baru.</p>
<p>kalender maya</p>
<p>Penerapan Kalender Long Count</p>
<p>Suku Maya ternyata memiliki inskripsi-inskripsi kuno lain yang menyatakan bahwa siklus ke-4 tersebut akan berakhir pada baktun ke-20, bukan baktun ke-13. Dan sepertinya ini diabaikan oleh para penganut kiamat 2012.</p>
<p>Jika siklus ke-4 berakhir pada baktun ke-20, maka siklus ini akan berakhir pada tahun 4772, bukan 2012. Hal ini dikonfirmasi oleh adanya penerapan kalender long count yang berbeda-beda di berbagai kota Maya.</p>
<p>Di Palenque, bukti-bukti menunjukkan bahwa siklus penciptaan ke-4 akan berakhir setelah 20 baktun, bukan 13 baktun. Di tempat lain, sebuah monumen yang didirikan untuk memperingati penobatan raja Pakal menghubungkan penobatan tersebut dengan peristiwa-peristiwa hingga 4.000 tahun setelah penobatan. Artinya, monumen ini tidak menunjukkan berakhirnya dunia pada tahun2012.</p>
<p>Jika suku Maya memang merujuk kepada akhir dunia, bukankah harusnya mereka sepakat dengan masa berakhirnya siklus ke-4 ?</p>
<p>3. Unsur-unsur Kalender yang lebih tinggi</p>
<p>Sebelumnya saya telah menyinggung mengenai lima unsur kalender long count, ini unsur-unsurnya :</p>
<p>1 kin = 1 hari</p>
<p>1 uinal = 20 kin</p>
<p>1 tun = 18 uinal</p>
<p>1 katun = 20 tun</p>
<p>1 baktun = 20 katun</p>
<p>Tapi tahukah anda bahwa selain lima unsur di atas, suku Maya juga memiliki empat unsur yang lebih tinggi yaitu piktun, kalabtun, kinchiltun dan alautun. Walaupun Keempat unsur ini jarang digunakan, namun keberadaannya tidak bisa diabaikan begitu saja.</p>
<p>Jadi jika kita menulisnya secara lengkap, maka unsur kalender Maya akan terlihat seperti ini :</p>
<p>1 kin = 1 hari</p>
<p>1 uinal = 20 kin</p>
<p>1 tun = 18 uinal</p>
<p>1 katun = 20 tun</p>
<p>1 baktun = 20 katun</p>
<p>1 piktun = 20 baktun</p>
<p>1 kalabtun = 20 piktun</p>
<p>1 kinchiltun = 20 kalabtun</p>
<p>1 alautun = 20 kinchiltuns</p>
<p>Memang para ilmuwan masih terpecah dalam soal apakah piktun (unsur di atas baktun) akan dimulai pada baktun ke-13 atau ke-20, namun paling tidak mereka sepakat mengenai adanya unsur-unsur yang lebih tinggi.</p>
<p>Coba hitung, jika alautun adalah unsur yang terakhir dan kiamat akan terjadi setelah 1 alautun saja, pada tahun berapakah dunia akan berakhir ?</p>
<p>Saya akan memberikan petunjuk bantuan kepada anda, yaitu 1 baktun = 144.000 hari. Cobalah hitung pelan-pelan, hasilnya tidak perlu di-email ke saya.</p>
<p>Bagaimana kita memandangnya</p>
<p>Susan Milbraith, kurator di Latin American Art and Archeology di Museum Natural History di Florida mengatakan, “Kami sebagai bagian dari komunitas arkeologi tidak memiliki catatan bahwa suku Maya menganggap dunia akan berakhir pada tahun 2012.”</p>
<p>Ahli suku Maya lainnya, Sandra Noble, direktur eksekutif Foundation for the Advancement of Mesoamerican Studies di Florida mengatakan : “Bagi suku Maya, akhir dari sebuah siklus kalender adalah sesuatu yang akan dirayakan besar-besaran.”</p>
<p>“Menganggap bahwa tanggal 21 Desember 2012 sebagai hari kiamat adalah sebuah pemalsuan dan kesempatan bagi sebagian orang untuk mencari uang.” Lanjutnya lagi.</p>
<p>Ucapan Milbraith dan Noble sepertinya juga diteguhkan oleh beberapa kelompok masyarakat Maya di dataran tinggi Guetamala.</p>
<p>ari sekian banyak kelompok masyarakat Maya yang tersebar, ternyata masih ada beberapa kelompok yang masih mengikuti tata cara kebudayaan nenek moyang mereka, termasuk penggunaan kalender kuno long count.</p>
<p>Anehnya, kelompok masyarakat Maya ini tidak melakukan persiapan apapun untuk menyambut kiamat 2012.</p>
<p>Apakah mereka TIDAK TAHU bahwa dunia AKAN berakhir pada tahun 2012 ?</p>
<p>Atau justru mereka SANGAT TAHU bahwa dunia TIDAK AKAN berakhir tahun 2012 ?</p>
<p>Atau mereka tidak peduli sama sekali ?</p>
<p>Mengenai kalender Maya, sepertinya beberapa orang asing yang mengaku telah meneliti inskripsi-inskripsi Maya kuno telah menyebarkan penafsiran mereka sendiri tanpa bertanya kepada suku Mayanya sendiri.</p>
<p>Apolinario Chile Pixtun, seorang sesepuh suku Maya di Guetamala mengeluhkan hal ini. Ia mengaku lelah karena terus ditanya soal 21 Desember 2012. Menurutnya, ide kiamat 2012 datang dari orang-orang barat, bukan dari suku Maya.</p>
<p><a href="http://noesaja.files.wordpress.com/2009/11/maya4.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-547" title="maya4" src="http://noesaja.files.wordpress.com/2009/11/maya4.jpg?w=300&#038;h=203" alt="" width="300" height="203" /></a></p>
<p>Pada November ini, film yang berjudul “2012″ telah menyerbu bioskop-bioskop di Indonesia dan hampir dipastikan akan segera menjadi box office dunia. Dan jika anda pergi ke toko buku, anda akan menemukan buku-buku dengan topik kiamat 2012 mulai dari yang original hingga yang sekedar mencontek dipajang di rak-rak utama.</p>
<p>Sepertinya memang Ini adalah sebuah wacana yang dihembuskan dengan teknik marketing yang sangat brilian!</p>
<p>Jika ini semua adalah marketing, apakah kita akan membiarkan hidup kita dipengaruhi olehnya? TENTU SAJA TIDAK!</p>
<p>Tapi, jika kita mau membiarkan diri kita dipengaruhi olehnya, maka saya berharap, pengaruh itu menjadikan kita manusia yang lebih baik, paling tidak hingga Desember 2012.</p>
<p>Dalam cerita di film kiamat “2012: Dooms Day” pun sama sekali tidak jelas ceritanya. Cuplikannya memang keren, namun cerita di filmnya sama sekali tidak sesuai dengan imajinasi. Saya saja terkantuk-kantuk saat menontonnya <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Sumber : xfile-enigma.blogspot.com, greatdreams.com/2012.htm</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/noesaja.wordpress.com/544/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/noesaja.wordpress.com/544/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/noesaja.wordpress.com/544/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/noesaja.wordpress.com/544/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/noesaja.wordpress.com/544/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/noesaja.wordpress.com/544/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/noesaja.wordpress.com/544/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/noesaja.wordpress.com/544/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/noesaja.wordpress.com/544/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/noesaja.wordpress.com/544/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=noesaja.wordpress.com&blog=919737&post=544&subd=noesaja&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://noesaja.wordpress.com/2009/11/17/komersialisasi-kiamat-2012/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/173eaeaa400eb48fee485b8aebec3ca6?s=96&#38;d=monsterid" medium="image">
			<media:title type="html">krakatau</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://noesaja.files.wordpress.com/2009/11/kiamat.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">kiamat</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://noesaja.files.wordpress.com/2009/11/maya21.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">maya2</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://noesaja.files.wordpress.com/2009/11/maya4.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">maya4</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Surat Cinta untuk Masa Depan</title>
		<link>http://noesaja.wordpress.com/2009/11/10/surat-cinta-untuk-masa-depan/</link>
		<comments>http://noesaja.wordpress.com/2009/11/10/surat-cinta-untuk-masa-depan/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 10 Nov 2009 20:09:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>krakatau</dc:creator>
				<category><![CDATA[dunia kita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://noesaja.wordpress.com/?p=538</guid>
		<description><![CDATA[Coba bayangkan, anda bisa menulis surat cinta untuk generasi masa depan.  Apa yang akan anda katakan?  Sedikit untuk renungan, generasi masa depan kita akan hidup dengan konsekuensi dari tindakan yang kita ambil  atau yang tidak kita lakukan saat ini.  Ini tentang perubahan iklim… 
Saya misalkan anda memang ingin mengirim sebuah surat [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=noesaja.wordpress.com&blog=919737&post=538&subd=noesaja&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><strong><img class="alignright size-full wp-image-539" title="green_world" src="http://noesaja.files.wordpress.com/2009/11/green_world.jpg?w=269&#038;h=269" alt="green_world" width="269" height="269" />Coba bayangkan, anda bisa menulis surat cinta untuk generasi masa depan.  Apa yang akan anda katakan?  Sedikit untuk renungan, generasi masa depan kita akan hidup dengan konsekuensi dari tindakan yang kita ambil  atau yang tidak kita lakukan saat ini.  Ini tentang perubahan iklim… </strong></p>
<p>Saya misalkan anda memang ingin mengirim sebuah surat pesan untuk anak cucu di masa yang akan datang. Kira-kira apa yang akan anda tuliskan ; harapan dan inspirasi atau mungkin sebuah penyesalan?  Saya tidak sedang berandai-andai untuk mengajak anda menulis pesan untuk masa depan.  Ini adalah sesuatu hal yang sangat mungkin.</p>
<p><span id="more-538"></span>Saat ini, sebuah “Kapsul Waktu”  telah dibangun secara permanen di kota Kopenhagen, Denmark. “Kapsul Waktu” itu akan diluncurkan dalam KTT Iklim PBB Desember 2009 ini. Fungsinya untuk menyimpan surat cinta dari generasi saat ini  hingga dibuka nanti oleh generasi masa depan. Baik itu berupa teks, gambar, video atau media lain yang  menggunakan teknologi. Para ahli sendiri memperkirakan kapsul waktu tersebut dapat bertahan selama kira-kira lima ratus tahun!</p>
<p>Apa sebenarnya fungsi “Kapsul Waktu” itu selain untuk menyimpan harapan, keinginan atau bahkan mungkin penyesalan kita tentang kondisi bumi saat ini? Saya berandai-andai, “Kapsul Waktu” itu hanya perlambangan tentang kondisi saat ini dari kacamata masing-masing kita, sekaligus juga menjadi <em>trigger</em> (pemicu) tentang bayangan bumi di mata kita saat mendatang.  Kita yang punya harapan bahwa bumi bakal memiliki kondisi yang lebih baik dari sekarang, diharapkan bisa terpacu untuk mau berperan secara nyata  menjaga kelestariannya.  Ini sebenarnya sama seperti saat kita membayangkan ada sebuah pohon yang rindang menaungi rumah tinggal kita 20 tahun yang akan datang. Untuk mewujudkan harapan itu, tentu kita harus mau memulainya dengan menanam, menjaga dan merawat bibit pohon itu  hingga menjadi besar dan rindang.</p>
<p style="text-align:center;">*********</p>
<p>David Takayoshi Suzuki, seorang Jepang berkewarganegaraan Kanada yang menghabiskan sebagian besar hidupnya untuk menjadi aktifis lingkungan mengatakan ;</p>
<p><em>“… masing-masing kita dapat menulis surat cinta untuk masa depan dan membayangkan seandainya kita bisa berkomunikasi langsung dengan anak cucu kita di masa yang akan datang. Dengan melihat kondisi bumi kita sekarang, apa yang akan kita katakan pada mereka dan apa upaya yang sudah kita lakukan utuk membuat bumi ini tetap layak mereka huni?” </em></p>
<p>David adalah seorang pria tua berusia 73 tahun, lahir pada 24 maret 1936. Selain sebagai  aktivis lingkungan, Sejak pertengahan 1970-an, ia juga telah dikenal karena serial TV dan radio yang dibawakannya di kanada. David juga menerbitkan banyak buku tentang tentang alam dan lingkungan. Salah satu program majalah ilmiah televisi-nya yang populer adalah yang disiarkan stasiun CBC, The <em>Nature of Things</em>.</p>
<p>Aktifitas di bidang lingkungan dari pria ini makin meningkat tahun 1990 saat ia mendirikan yayasan David Suzuki. Misi yayasan ini adalah berupaya mencari cara dan formula agar masyarakat bisa hidup seimbang dengan alam. Prioritasnya lebih ditekankan di bidang kelautan, perubahan iklim serta mengupayakan penggunaan energi yang bersih dan bisa terus terbarukan.  Dalam beberapa tahun terakhir, ia juga  menjadi juru bicara yang vokal memperjuangkan bumi dari dampak perubahan iklim.<br />
Suzuki dengan tegas menyatakan bahwa perubahan iklim adalah sangat nyata. Bukti yang tak terbantahkan dari seluruh dunia adalah peristiwa perubahan cuaca yang ekstrim, catatan suhu yang berubah dengan cepat, mundurnya gletser, dan kenaikan permukaan air laut di banyak perairan dunia. Semuanya itu menunjukkan fakta perubahan iklim yang terjadi saat ini dan sudah berada  pada tingkat yang lebih cepat daripada yang diperkirakan sebelumnya.</p>
<p>Dalam upaya kampanye menjadikan bumi sebagai tempat yang lebih layak untuk dihuni, Suzuki juga berbenturan dengan kelompok lain yang ia sebut sebagai kelompok skeptis. Kata Suzuki, kelompok skeptis adalah kelompok yang tidak mempercayai adanya perubahan iklim dan menyatakan bahwa manusia tidak punya andil dalam perubahan tersebut. Suzuki bahkan menuding kalangan skeptis menerima aliran dana yang signifikan dari sejumlah perusahaan pertambangan dan perminyakan dunia.</p>
<p>Suzuki adalah orang yang sangat cinta dengan lingkungan. Di usia yang bisa dikatakan tidak muda lagi, ia juga masih terus menelurkan ide-ide untuk mengupayakan agar masyarakat bisa hidup selaras dengan alam. Program “Kapsul Waktu”  yang dibangun di Kopenhagen merupakan bagian dari buah karyanya juga.</p>
<p style="text-align:center;">*********</p>
<p>Sekali lagi, menurut saya program kapsul waktu ini sebenarnya hanya sekedar <em>trigger</em> untuk memacu kita untuk mau berbuat lebih baik lagi untuk alam yang kita diami, untuk warisan yang kelak juga akan ditinggali oleh anak cucu kita. Kita tentu menginginkan anak cucu kita nanti bisa hidup dalam suasana  alam yang lebih baik dari kita saat ini, bukan sebaliknya..</p>
<p>Walau menganjurkan masyarakat bumi untuk ikut berpartisipasi dalam menuliskan surat cinta untuk masa depan, Program “Kapsul Waktu” yang dibuat di Kopenhagen tentunya punya keterbatasan tempat. Pengelolanya memberi kuota hanya 100 pesan terpilih yang bakal ditampung di dalamnya untuk kemudian bisa dibaca generasi mendatang seratus tahun dari saat ini. Untuk jelasnya, anda bisa langsung saja kunjungi situsnya : <a href="http://www.loveletterstothefuture.com/">www.loveletterstothefuture.com</a>. 100 pesan terpilih yang akan ditampung dalam “Kapsul Waktu”  ditentukan sendiri oleh pengunjung dengan cara memvoting-nya. untuk masa depan dunia yang hijau dan damai, tidak ada salahnya kita berpartisipasi. (***)</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/noesaja.wordpress.com/538/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/noesaja.wordpress.com/538/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/noesaja.wordpress.com/538/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/noesaja.wordpress.com/538/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/noesaja.wordpress.com/538/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/noesaja.wordpress.com/538/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/noesaja.wordpress.com/538/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/noesaja.wordpress.com/538/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/noesaja.wordpress.com/538/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/noesaja.wordpress.com/538/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=noesaja.wordpress.com&blog=919737&post=538&subd=noesaja&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://noesaja.wordpress.com/2009/11/10/surat-cinta-untuk-masa-depan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/173eaeaa400eb48fee485b8aebec3ca6?s=96&#38;d=monsterid" medium="image">
			<media:title type="html">krakatau</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://noesaja.files.wordpress.com/2009/11/green_world.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">green_world</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Mata Rantai Yang Hampir Hilang..</title>
		<link>http://noesaja.wordpress.com/2009/10/05/tuvalu/</link>
		<comments>http://noesaja.wordpress.com/2009/10/05/tuvalu/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 05 Oct 2009 17:46:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>krakatau</dc:creator>
				<category><![CDATA[1]]></category>
		<category><![CDATA[dunia kita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://noesaja.wordpress.com/?p=529</guid>
		<description><![CDATA[
 
Ah, pengetahuan saya tentang negara-negara di dunia ternyata masih payah. Saya baru tahu ada negara bernama Tuvalu beberapa waktu lalu&#8230; 
Suatu hari bulan April, seorang rekan kerja saya, Nur Eka Devi menyerahkan laporan peliputan tentang penangkapan sebuah kapal penyelundup oleh jajaran Direktorat Polair Polda Kepri. Kapal itu berbendera Tuvalu.
“ Emang ada negara Tuvalu?” Tanya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=noesaja.wordpress.com&blog=919737&post=529&subd=noesaja&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p style="text-align:center;"><strong><em><img class="size-full wp-image-530 aligncenter" title="tuvalu2" src="http://noesaja.files.wordpress.com/2009/10/tuvalu2.jpg?w=412&#038;h=275" alt="tuvalu2" width="412" height="275" /></em></strong></p>
<p style="text-align:left;"><strong><em> </em></strong></p>
<p><strong><em>Ah</em>, pengetahuan saya tentang negara-negara di dunia ternyata masih payah. Saya baru tahu ada negara bernama Tuvalu beberapa waktu lalu&#8230; </strong></p>
<p><span id="more-529"></span>Suatu hari bulan April, seorang rekan kerja saya, Nur Eka Devi menyerahkan laporan peliputan tentang penangkapan sebuah kapal penyelundup oleh jajaran Direktorat Polair Polda Kepri. Kapal itu berbendera Tuvalu.</p>
<p>“ <em>Emang</em> ada negara Tuvalu?” Tanya saya saat itu</p>
<p>“Ada mas, kata polisinya <em>emang</em> Tuvalu,” jawab Devi sekenanya.</p>
<p>“ <em>Ah </em>yang benar.. Setahu saya kapal-kapal berbendera internasional yang sering tertangkap bermasalah itu berbendera Panama, Honduras, Bahama atau Thailand”.</p>
<p>“Nggak mas, benar <em>kok</em> Tuvalu”, jawabnya lagi.</p>
<p>“<em>Emang</em> Tuvalu itu negara dari benua mana <em>sih</em>” Tanya saya penasaran.</p>
<p>“ Nah itu dia, aku juga baru dengar masalahnya”, jawab Devi malu-malu.</p>
<p>“<em>Gini aja</em>, coba kita <em>searching</em> dulu di <em>google</em>, Tuvalu itu <em>beneran</em> sebuah negara atau tidak. <em>Trus</em> kalau benar negara, adanya di benua mana?” ujar saya mencoba cari jalan tengah.</p>
<p>Saya dan Devi kemudian sama-sama mencari informasi tentang Tuvalu menggunakan <em>search engine google</em>. Terus terang, nama Tuvalu bagi saya terasa begitu asing ,aneh tapi juga menggelitik rasa penasaran.</p>
<p>“Ok, benar Tuvalu itu sebuah negara. Posisinya di sekitar samudra Pasifik. Negara kecil rupanya ya”, kata saya begitu mendapat sebuah artikel yang menjelaskan tentang kata kunci Tuvalu yang saya masukkan di <em>search engine</em>.</p>
<p>Tidak banyak informasi yang saya peroleh tentang Tuvalu di artikel itu, tapi cukup untuk menjelaskan bahwa Tuvalu adalah benar-benar sebuah negara. Negara itu masuk dalam persemakmuran Inggris Raya. Luasnya hanya 26 kilometer persegi (10 mil ²). Dilihat dari peta, posisinya berada di sebelah timur ke arah atas negara Papua Nugini. Sementara benderanya, sepintas mirip dengan bendera negara Australia, tapi ada sembilan bintang yang merepresentasikan jumlah pulau yang dimiliki mereka.</p>
<p>Tuvalu masih masuk negara kategori miskin. Hampir tidak ada sumber daya alam yang bisa dimanfaatkan di sana kecuali pariwisatanya. Salah satu penghasilan terbesarnya juga baru bisa diraih di era internet. Tuvalu yang punya kode internasional tv, cukup pintar memanfaatkan peluang bisnis. Saat ini, hampir semua situs dunia yag berakhiran dot tv, sudah pasti membayar ke negara itu.</p>
<p>Sejak 1999, Tuvalu telah mampu menghasilkan lebih dari beberapa juta dolar setahun untuk pemasaran internet dengan nama domain melalui perusahaan Amerika, TV Corporation. Seperti alamat www.nbc4.tv ; www.china.tv yang telah terjual selama jutaan dolar. Pendapatan lain Negara itu adalah dari sewa guna usaha kode area &#8220;900&#8243; -nya.</p>
<p align="center">****</p>
<p>Rasa penasaran pada Tuvalu masih terus ada. Saya jadi membayangkan bagaimana rasanya hidup di negara yang berada di tengah-tengah samudra luas. Apakah penduduk di sana juga bisa hidup normal? Bagaimana pemenuhan kebutuhan hidup mereka yang tidak bisa dilakukan secara mandiri di negara itu. Bagaimana juga infrastrukturnya untuk akses hubungan dengan negara tetangga? Ya, banyak pertanyaan yang ada di kepala saya. Apalagi, Negara tersebut tergolong aneh bila dilihat dari peta. Bentuknya hanya serupa rangkaian rantai yang agak berbelok. Untuk memenuhi rasa puas, akhirnya saya cari lagi artikel-artikel tentang negara itu.termasuk serangkaian penelitian ilmiah yang dilakukan beberapa ahli untuk menjelaskan tentang kondisi geografis di sana.</p>
<p>Tuvalu, sebelumnya dikenal sebagai Kepulauan Ellice. Sebuah negara kepulauan Polinesia yang terletak di Samudra Pasifik tengah antara Hawaii dan Australia. Para tetangga terdekatnya adalah Kiribati, Samoa dan Fiji. Negara itu terdiri dari 4 pulau karang atol dan 5 pulau atol kecil lainnya . Bentuk negaranya  melengkung kea rah barat laut-tenggara dalam rantai panjang 676 km terletak di tepi barat luar Polinesia. Negara kecil itu memiliki total luas tanah hanya 26 kilometer persegi (10 mil ²). Penduduk pada bulan Juli 2005 diperkirakan 10.441 dengan 5.394 tinggal di Funafuti, Ibukota Tuvalu.</p>
<p>Tanah di kepulauan Tuvalu sangat rendah. Posisinya seperti berbaring dengan atol karang yang sempit. Tanah di sana hampir tidak dapat digunakan untuk pertanian. Hampir tidak ada juga pasokan yang dapat diandalkan untuk air minum. Sementara puncak tertingginya hanya lima meter (16 kaki) di atas permukaan laut. Funafuti adalah atol terbesar dari sembilan pulau-pulau dan atol karang yang membentuk pulau vulkanik ini dalam bentuk menyerupai rantai.</p>
<p>Karena ketinggian yang rendah, pulau-pulau yang membentuk kepulauan itu terancam oleh kenaikan permukaan laut di masa mendatang. Sebagai akibat pemanasan global, penetrasi panas ke laut mengarah ke ekspansi termal air; efek ini, ditambah dengan pencairan gletser dan lembaran es, mengakibatkan kenaikan permukaan laut. Kenaikan permukaan laut tidak seragam secara global tetapi akan bervariasi dengan faktor-faktor seperti arus, angin, dan pasang-dan juga dengan tingkat pemanasan yang berbeda, efisiensi sirkulasi laut, dan atmosfer regional dan lokal (misalnya, tektonik dan tekanan) efek . Negara kecil ini mulai melihat hasil dari eefcts dipercepat kenaikan permukaan laut; efek ini termasuk erosi pantai, intrusi garam, dan laut banjir. Penduduk di sini kemungkinan akan mengevakuasi Negara tetangganya seperti  Selandia Baru, Niue atau pulau Fiji Kioa.</p>
<p>Shuichi Endo, seorang aktivis lingkungan Jepang telah memotret 10.000 bagian-bagian geografisTuvalu di hampir seluruh daerah yang didiami populasi manusia. Hal itu dilakukannya sebagai upaya untuk menarik perhatian dunia terhadap ancaman pemanasan global di Tuvalu.</p>
<p>Begini Kata Endo :</p>
<p><em> &#8220;Jika negara-negara industri seperti Jepang dan Amerika Serikat tidak memotong emisi gas rumah kaca, Tuvalu adalah salah satu bagian pertama di bumi ini yang akan menerima dampaknya. Warganya tidak akan lagi bisa tinggal di sini. Budaya mereka akan hilang, itu akan sangat menyedihkan. Di sini, orang tinggal selaras dengan lingkungan alam. Mereka tidak memancarkan karbon. Mereka hanya dampak, padahal kita dapat belajar banyak dari mereka. &#8220;<br />
</em><br />
Tidak seorang pun benar-benar tahu, kemana warga Tuvalu akan pergi jika pulau-pulau mereka menghilang. Sebuah studi mengatakan : “Hilangnya kepulauan Tuvalu bisa terjadi dalam 50 tahun ini”.</p>
<p>Yang bisa diharapkan mungkin Selandia Baru. Negara itu punya kuota untuk menerima 75 orang warga Tuvalu per tahun di bawah kuota imigrasi daerah. Tetapi yang harus diingat, mereka tidak memiliki kebijakan yang eksplisit untuk menerima orang-orang kepulauan Tuvalu itu bila terjadi perubahan iklim yang ekstrim sehingga menghilangkan negara tempat tinggal penduduk di sana dalam waktu singkat!</p>
<p align="center">****</p>
<p>Pernah baca buku “state of Fear karya penulis fiksi Michael Crichton? Kalau anda pernah baca dan percaya bahwa rangkaian fiksi yang dibalut dengan sangat baik sekali oleh Crichton, anda jelas bukan orang yang percaya tentang bahaya pemanasan global. Menurut saya, popularitas novel tersebut benar-benar hebat dan bisa berpengaruh besar terhadap pemahaman manusia dalam mengerti tentang bahaya pemanasan global. Biar fiksi, gaya tulisannya yang menggabungkan data ilmiah, bisa menghipnotis pembacanya sehingga mengganggap sebagai sesuatu yang nyata. Sama seperti saat kita membaca novel Dan Brown – Da Vinci Code.</p>
<p>Novel Crichton menantang konsensus yang banyak diyakini para ilmuwan bahwa pemanasan global terjadi akibat antropogenik dari dilepaskannya gas rumah kaca ke atmosfer. Jadi, apa penyebab pemanasan global versi Crichton? Pemanasan global dalam versi penulis fiksi tersebut merupakan buah konspirasi besar organisasi lingkungan di dunia yang memanipulasi isu global warming untuk mendapat kucuran dana internasional. Tapi pada kenyataannya, ancaman itu sendiri dianggap tidak pernah ada. Tapi, untuk membuktikan bahwa pemanasan global merupakan sebuah ‘realitas’, sebuah konspirasi disusun oleh organisasi lingkungan dunia dengan cara meledakkan bom nuklir yang punya daya ledak sangat besar sehingga mampu menghasilkan sebuah bencana tsunami!</p>
<p>Tapi, untuk mengerti tentang kondisi bumi yang rentan serta serta situasi yang bisa jadi penyebab pemanasan global, tak ada salahnya bila anda menyimak buku “<em>the Weather Makers</em>”. Saya sebenarnya tidak sedang berpromosi atau membuat sebuah resensi. Tapi menurut saya buku itu memang bagus.</p>
<p>Anda yang sudah membacanya, mungkin sudah banyak mendapat gambaran tentang apa dan bagaimana ancaman pemanasan global. Bagi yang belum, saya pikir tidak ada salahnya membaca buku karya Tim Flannely, seorang ilmuwan asal Australia tersebut.</p>
<p>Beberapa poin yang penting dalam buku itu seperti misalnya tentang inisiatif yang telah dijalankan manusia untuk mengatasi pemanasan global. Yang paling terkenal tentu saja Protokol Kyoto yang merupakan upaya kolektif terbesar sebagai wujud  penentangan terhadap beberapa negara penghasil gas rumah kaca terbesar di dunia.</p>
<p>Flannery memang mengakui bahwa Protokol tersebut memang memiliki sejumlah kelemahan, termasuk di dalamnya target yang keterlaluan rendahnya untuk mengatasi masalah sebesar pemanasan global. Penolakan atas Protokol tersebut dijelaskan sebagai akibat dari ketakutan berlebih dari perusahaan-perusahaan multinasional atas dampak pemberlakuannya.</p>
<p>Dalam konteks Negara Tuvalu, warga di sana ternyata sangat gencar untuk terus mengkampanyekan hasil-hasil perundingan yang termuat dalam protocol Kyoto, walaupun masih ada beberapa poin yang dianggap sebagai kelemahan untuk mendesak negara-negara penghasil emisi terbesar di dunia untuk mau berpikir dan berbuat lebih banyak untuk masalah itu.  Saya pikir itu wajar. Kita juga akan berlaku sama bila mendapati kondisi serupa dengan yang terjadi di Tuvalu. (****)</p>
<p align="center">
<p align="center">
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/noesaja.wordpress.com/529/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/noesaja.wordpress.com/529/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/noesaja.wordpress.com/529/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/noesaja.wordpress.com/529/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/noesaja.wordpress.com/529/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/noesaja.wordpress.com/529/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/noesaja.wordpress.com/529/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/noesaja.wordpress.com/529/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/noesaja.wordpress.com/529/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/noesaja.wordpress.com/529/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=noesaja.wordpress.com&blog=919737&post=529&subd=noesaja&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://noesaja.wordpress.com/2009/10/05/tuvalu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/173eaeaa400eb48fee485b8aebec3ca6?s=96&#38;d=monsterid" medium="image">
			<media:title type="html">krakatau</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://noesaja.files.wordpress.com/2009/10/tuvalu2.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">tuvalu2</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Bila Anda Ingin Menjual Rumah Tinggal</title>
		<link>http://noesaja.wordpress.com/2009/09/24/bila-anda-ingin-menjual-rumah-tinggal/</link>
		<comments>http://noesaja.wordpress.com/2009/09/24/bila-anda-ingin-menjual-rumah-tinggal/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 24 Sep 2009 20:49:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>krakatau</dc:creator>
				<category><![CDATA[Review]]></category>
		<category><![CDATA[jual beli rumah]]></category>
		<category><![CDATA[tips jual rumah]]></category>
		<category><![CDATA[uang]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://noesaja.wordpress.com/?p=522</guid>
		<description><![CDATA[Anda ingin menjual rumah yang anda tempati selama ini? Karena kebutuhan, hal itu bisa saja terjadi. Cuma masalahnya, tidak mudah untuk melepaskan rumah yang selama ini sudah menjadi tempat bernaung kita. Ada perasaan sayang untuk melepasnya.
Tapi, keputusan tetap harus dilakukan. Rumah harus terjual dengan cepat sehingga anda bisa mempergunakan hasilnya untuk kebutuhan yang anda perlukan. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=noesaja.wordpress.com&blog=919737&post=522&subd=noesaja&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><img class="alignright size-full wp-image-523" title="cartoon house" src="http://noesaja.files.wordpress.com/2009/09/cartoon-house.jpg?w=236&#038;h=221" alt="cartoon house" width="236" height="221" /><strong>Anda ingin menjual rumah yang anda tempati selama ini? Karena kebutuhan, hal itu bisa saja terjadi. Cuma masalahnya, tidak mudah untuk melepaskan rumah yang selama ini sudah menjadi tempat bernaung kita. Ada perasaan sayang untuk melepasnya.</strong></p>
<p>Tapi, keputusan tetap harus dilakukan. Rumah harus terjual dengan cepat sehingga anda bisa mempergunakan hasilnya untuk kebutuhan yang anda perlukan. Setiap orang yang ingin menjual rumahnya, pasti ingin melakukannya dengan cepat dan berharap bisa cepat juga mendapat imbalan hasil berupa uang. Bila mengharapkan sekedar keberuntungan saja, saya yakin anda tidak akan selalu dilingkupi faktor keberuntungan. Perlu perencanaan yang matang.</p>
<p><span id="more-522"></span>Beberapa tips berikut ini mungkin bisa jadi panduan anda untuk menjual rumah :</p>
<p>1.  Cobalah pisahkan diri anda dari kenangan terhadap rumah anda yang akan dijual.<br />
Katakan pada diri sendiri :</p>
<p>&#8220;Ini bukan rumahku melainkan rumah – produk &#8211;  untuk dijual.  Seperti halnya sekotak sereal yang ditawarkan  di rak-rak toko”.<br />
Anda juga harus bisa mengambil keputusan mental untuk &#8220;melepaskan&#8221; emosi Anda dan fokus pada fakta bahwa tidak lama lagi rumah ini bukan lagi milik anda. Bayangkanlah diri Anda menyerahkan kunci dan amplop berisi alat jaminan kepada pemilik baru yang baru.<br />
Ucapkan “selamat tinggal” kepada setiap kamar.<br />
Jangan melihat ke belakang, lihatlah ke masa depan.</p>
<p>2.  De-Personalisasi.<br />
Berkemas dan singkirkanlah foto-foto pribadi atau  keluarga dari rumah anda yang akan dijual.  Pembeli tentu tidak ingin  melihat kenangan masa lalu pribadi anda.</p>
<p>3.  Melakukan perbaikan-perbaikan minor terhadap rumah yang akan dijual. janan abaikan hal ini. biasanya calon pembeli agak sedikit rewel mengomentari hal-hal kecil di rumah anda. jangan sampai masalah itu membuat minat calon pembeli rumah anda jadi sedikit kendor.</p>
<p>* Ganti retak ubin lantai atau counter.<br />
* perbaiki lubang di dinding.<br />
* Perbaiki keran yang bocor.<br />
* Pertimbangkan untuk mengecat dinding warna rumah kembali.</p>
<p>4. Menghubungi agen property <a href="http://iklanrumah.org" target="_blank">jual beli rumah</a> yang terpercaya.<span style="font-size:11pt;line-height:115%;font-family:&quot;">Selain mengggunakan cara-cara lama promosi dari mulut ke mulut, tidak ada salahnya anda mencoba menawarkan rumah anda melalui agen property <a href="http://iklanrumah.org" target="_blank">jual beli rumah</a>. Pilihlah yang sudah terpercaya karena di sana biasanya sudah ada komunitas penjual dan pembelinya.<br />
<!--[if !supportLineBreakNewLine]--><br />
<!--[endif]--></span></p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/noesaja.wordpress.com/522/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/noesaja.wordpress.com/522/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/noesaja.wordpress.com/522/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/noesaja.wordpress.com/522/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/noesaja.wordpress.com/522/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/noesaja.wordpress.com/522/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/noesaja.wordpress.com/522/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/noesaja.wordpress.com/522/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/noesaja.wordpress.com/522/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/noesaja.wordpress.com/522/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=noesaja.wordpress.com&blog=919737&post=522&subd=noesaja&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://noesaja.wordpress.com/2009/09/24/bila-anda-ingin-menjual-rumah-tinggal/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/173eaeaa400eb48fee485b8aebec3ca6?s=96&#38;d=monsterid" medium="image">
			<media:title type="html">krakatau</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://noesaja.files.wordpress.com/2009/09/cartoon-house.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">cartoon house</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Rumah Kaca, Rumah Bumi Kita</title>
		<link>http://noesaja.wordpress.com/2009/09/11/rumah-kaca-rumah-bumi-kita/</link>
		<comments>http://noesaja.wordpress.com/2009/09/11/rumah-kaca-rumah-bumi-kita/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 11 Sep 2009 18:07:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>krakatau</dc:creator>
				<category><![CDATA[dunia kita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://noesaja.wordpress.com/?p=518</guid>
		<description><![CDATA[Anda pasti pernah mendengar tentang rumah kaca. Rumah yang atap dan dindingnya terbuat dari kaca. Rumah ini biasa digunakan untuk pembibitan pada kegiatan perkebunan dan berfungsi untuk menghangatkan tanaman yang berada di dalamnya&#8230;

Sebagai ilustrasi, misalnya anda berada di dalam sebuah mobil yang tertutup tanpa menggunakan air conditioner (AC) di bawah panas terik matahari. Bagaimana rasanya? [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=noesaja.wordpress.com&blog=919737&post=518&subd=noesaja&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><strong>Anda pasti pernah mendengar tentang rumah kaca. Rumah yang atap dan dindingnya terbuat dari kaca. Rumah ini biasa digunakan untuk pembibitan pada kegiatan perkebunan dan berfungsi untuk menghangatkan tanaman yang berada di dalamnya&#8230;</strong></p>
<p><img title="rumah kaca" src="../files/2009/09/rumah-kaca.jpg" alt="rumah kaca" width="300" height="305" /></p>
<p>Sebagai ilustrasi, misalnya anda berada di dalam sebuah mobil yang tertutup tanpa menggunakan air conditioner (AC) di bawah panas terik matahari. Bagaimana rasanya? Panas? Hal ini disebabkan oleh sinar matahari yang masuk menembus kaca mobil membuat seisi nya jadi panas. Panas matahari terperangkap di dalam mobil, tidak dapat menembus ke luar kaca. Hal seperti itu juga terjadi pada bumi kita. Radiasi yang dipancarkan oleh matahari, menembus lapisan atmosfer dan masuk ke bumi. Radiasi matahari yang masuk ke bumi &#8211; dalam bentuk gelombang pendek &#8211; menembus atmosfer bumi dan berubah menjadi gelombang panjang ketika mencapai permukaan bumi.</p>
<p><span id="more-518"></span>Setelah mencapai permukaan bumi, sebagian gelombang dipantulkan kembali ke atmosfer. Namun sayangnya, tidak semua gelombang panjang yang dipantulkan kembali oleh bumi dapat menembus atmosfer menuju angkasa luar karena sebagian dihadang dan diserap oleh gas-gas yang berada di atmosfer, disebut gas rumah kaca (GRK). Akibatnya radiasi matahari tersebut terperangkap di atmosfer bumi.</p>
<p>Karena peristiwa ini berlangsung berulang kali, maka kemudian terjadi akumulasi radiasi matahari di atmosfer bumi yang menyebabkan suhu di bumi menjadi semakin hangat. Peristiwa alam ini dikenal dengan efek rumah kaca (ERK), karena peristiwanya serupa dengan proses yang terjadi di dalam rumah kaca. Jadi peristiwa efek rumah kaca bukanlah efek yang ditimbulkan oleh gedung-gedung kaca, Seperti yang selama ini sering disalahartikan. Peristiwa ERK menyebabkan bumi menjadi hangat dan layak untuk ditempati manusia. Jika tidak ada ERK, maka suhu permukaan bumi akan 33°C lebih dingin dibanding suhu saat ini.</p>
<p>Namun berbagai aktivitas manusia, terutama proses industri dan transportasi, menyebabkan GRK yang diemisikan ke atmosfer terus meningkat. Alhasil, terjadilah perubahan komposisi GRK di atmosfer. Hal ini kemudian menyebabkan radiasi yang dipantulkan kembali oleh permukaan bumi ke luar angkasa terhambat sehingga menyebabkan terjadinya akumulasi panas di atmosfer</p>
<p>Singkat kata, meningkatnya konsentrasi GRK di atmosfer akibat aktivitas manusia di berbagai belahan dunia, menyebabkan meningkatnya radiasi yang terperangkap di atmosfer. Akibatnya, suhu rata-rata di seluruh permukaan bumi meningkat. Peristiwa ini disebut Pemanasan Global. Meningkatnya suhu rata-rata permukaan bumi menyebabkan terjadinya perubahan pada unsure-unsur iklim lainnya, seperti naiknya suhu air laut, meningkatnya penguapan di udara, serta berubahnya pola curah hujan dan tekanan udara yang pada akhirnya merubah pola iklim dunia. Peristiwa ini kemudian dikenal dengan Perubahan Iklim.</p>
<p>Perubahan iklim sendiri merupakan sebuah fenomena global karena penyebabnya bersifat global, disebabkan oleh aktivitas manusia di seluruh dunia. Selain itu, dampaknya juga bersifat global, dirasakan oleh seluruh mahluk hidup di berbagai belahan dunia. Oleh karena itu solusinya pun harus bersifat global, namun dalam bentuk aksi local di seluruh dunia.</p>
<p>Perubahan iklim itu sendiri terjadi secara perlahan dalam jangka waktu yang cukup panjang, antara 50-100 tahun. Walaupun terjadi secara perlahan, perubahan iklim memberikan dampak yang sangat besar pada kehidupan umat manusia. Sebagian besar wilayah di dunia akan menjadi semakin panas, sementara bagian lainnya akan berubah semakin dingin. Saat inipun dampaknya sudah mulai kita rasakan.</p>
<p>A. Dampak Perubahan Iklim<br />
1. Mencairnya Es di Kutub<br />
Perubahan iklim juga menyebabkan mencairnya es dan gletser di seluruh dunia, terutama di Kutub Utara dan Selatan. Diketahui bahwa es yang menyelimuti permukaan bumi telah berkurang 10% sejak tahun 1960. Sementara ketebalan es di Kutub Utara telah berkurang 42% dalam 40 tahun terakhir (Fred Pearce, 2001). Diperkirakan pada tahun 2100, gletser yang menyelimuti pegunungan Himalaya seluas 33.000 km2 akan mencair. Ilmuwan Eropa juga memperkirakan sekitar 50-90% gletser di pegunungan Alpen akan menghilang. Diperkirakan pegunungan salju Australia akan “bebas salju” pada tahun 2070. Sementara menurut penelitian Lonnie Thomson dari Byard Polar Research Center &#8211; Universitas Ohio, diperkirakan seluruh salju di pegunungan Kilimanjaro akan mencair pada tahun 2015 akibat pemanasan global (Fred Pearce, 2001).</p>
<p>2. Pergeseran Musim<br />
Selain itu, perubahan iklim juga menyebabkan terjadinya pergeseran musim, di mana musim kemarau akan berlangsung lama sehingga menimbulkan bencana kekeringan dan penggurunan. Para ilmuwan memperkirakan bahwa kekeringan akan melanda Afrika, Eropa, Amerika Utara, dan Australia.</p>
<p>Sementara musim hujan akan berlangsung dalam waktu singkat dengan kecenderungan intensitas curah hujan yang lebih tinggi dari curah hujan normal sehingga menyebabkan bencana banjir dan tanah longsor. Terbukti wilayah Asia Tenggara serta beberapa wilayah lainnya yang rentan terhadap badai dan angin puting beliung telah mengalami badai yang lebih dahsyat, Hujan yang lebih deras serta lebih banyak bencana banjir. Sementara di beberapa wilayah di Indonesia juga sudah terbukti mengalami bencana banjir dan longsor.</p>
<p>3. Peningkatan Permukaan Air Laut<br />
Dampak perubahan iklim yang lainnya adalah meningkatnya permukaan air laut. Menurut IPCC (Intergovernmental Panel on Climate Change), panel ahli untuk isu perubahan iklim, dalam 100 tahun terakhir telah terjadi peningkatan permukaan air laut setinggi 10-25 cm. Sementara itu diperkirakan pada tahun 2100 mendatang akan terjadi peningkatan air laut setinggi 15-95 cm (Sumber : Greenpeace, 1998). Sebagai ilustrasi, peningkatan permukaan air laut setinggi 1 m akan menyebabkan hilangnya 1% daratan Mesir, Belanda 6%, Bangladesh sebesar 17,5% dan 80% atol di Kepulauan Marshall<br />
menghilang (Fred Pearce, 2001).</p>
<p>Perubahan iklim juga menyebabkan negara-negara kepulauan seperti Karibia, Fiji, Samoa, Vanuatu, Jepang, Filipina serta Indonesia terancam tenggelam akibat naiknya permukaan air laut. Ini berarti puluhan juta orang yang hidup di pesisir pantai harus mengungsi ke daerah yang lebih tinggi. Fakta yang sudah kelihatan saat ini, sebuah Negara kecil di samudra pasifik (Tuvalu) terancam tenggelam karena peningkatan permukaan air laut dan juga abrasi pantai.</p>
<p>4. Dampak Lainnya<br />
Selain dampak-dampak tadi, perubahan iklim juga akan menyebabkan terjadinya krisis persediaan makanan akibat tingginya potensi gagal panen, krisis air bersih, meluasnya penyebaran penyakit tropis seperti malaria, demam berdarah dan diare serta kebakaran hutan dan hilangnya jutaan spesies flora dan fauna karena tidak dapat beradaptasi dengan perubahan suhu di bumi. Hal ini menunjukkan bahwa perubahan iklim merupakan ancaman serius bagi kelangsungan hidup manusia serta mahluk hidup lain. Dampak seperti itu tidak hanya terjadi di satu negara atau di satu wilayah, Tapi di seluruh dunia, melintasi batas negara.</p>
<p>Dalam prosesnya, perubahan iklim terjadi sangat lamban. Dampaknya tidak langsung dirasakan saat ini, Namun akan sangat terasa bagi generasi mendatang. Ketika perubahan iklim telah terjadi, maka tidak satu upaya pun yang dapat dilakukan untuk mengembalikan kondisi ke keadaan semula. Apapun upaya yang dilakukan, perubahan iklim akan tetap terjadi. Emisi gas rumah kaca yang dihasilkan dari aktivitas manusia telah meningkat dengan pesat sejak dimulainya revolusi industri pada tahun 1850.</p>
<p>Walaupun begitu, kita harus berupaya memperlambat terjadinya proses perubahan iklim. Salah satunya dengan cara mengurangi konsumsi bahan bakar fosil yang pastinya akan menghasilkan emisi GRK. Dengan begitu, dampak perubahan iklim tidak terjadi dalam waktu yang singkat dan perubahannya pun tidak dalam bentuk yang ekstrem dan bersifat revolusiuner (cepat). Kita bisa menghambatnya bila kita mau. Sedikit upaya yang dilakukan masing-masing kita, akan sangat berguna bagi kelangsungan hidup para penghuni bumi ini, termasuk keturunan kita, kelak… (***)</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/noesaja.wordpress.com/518/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/noesaja.wordpress.com/518/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/noesaja.wordpress.com/518/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/noesaja.wordpress.com/518/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/noesaja.wordpress.com/518/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/noesaja.wordpress.com/518/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/noesaja.wordpress.com/518/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/noesaja.wordpress.com/518/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/noesaja.wordpress.com/518/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/noesaja.wordpress.com/518/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=noesaja.wordpress.com&blog=919737&post=518&subd=noesaja&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://noesaja.wordpress.com/2009/09/11/rumah-kaca-rumah-bumi-kita/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/173eaeaa400eb48fee485b8aebec3ca6?s=96&#38;d=monsterid" medium="image">
			<media:title type="html">krakatau</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="../files/2009/09/rumah-kaca.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">rumah kaca</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>