Luluran Pakai Buah Kiwi

Buah kiwi selain baik untuk dikonsumsi sebagai makanan pelengkap, ternyata juga punya manfaat yang lain, Misalnya untuk luluran. Jika tahu mengolah dan rutin menggunakannya, kulit kita bisa halus dan kencang seperti gadis remaja.

Di Batam atau kota lainnya, buah kiwi tidak sulit ditemui. Kita bisa mencarinya di berbagai supermarket atau pasar-pasar tradisional. Harganyapun relatif tidak mahal. Satu kilonya sekitar Rp40 ribu kg. Di dalam buah kiwi terkandung unsur potassium, magnesium, vitamin E dan serat serta vitamin C dua kali lipat dari buah jeruk. Dengan kandungan vitamin C yang lebih banyak, dua kali lipat dari jeruk serta mengandung unsur lainnya, buah kiwi sangat baik digunakan untuk perawatan kecantikan.
Manfaat buah kiwi dalam dunia kecantikan emang belum sepopuler buah -buahan lainnya. Seperti buah alpokat telah sejak lama digunakan di dunia kencantikan, mulai dari perawatan rambut, perawatan wajah hingga perawatan tubuh. Meski belum terlalu terkenal, seiring dengan perkembangannya, buah kiwi pun mulai dilirik guna dimanfaatkan untuk perawatan tubuh dan kecantikan.

Di Kampoeng Spa berlokasi di perumahan Rosedale Batam misalnya. Dari beragam jenis perawatan tubuh, salah satunya adalah perawatan tubuh dan kecantikan yaitu luluran pakai buah kiwi. Penggunaan buah kiwi untuk perawatan tubuh telah dibuktikan manfaatnya.
Magda dari Kampoeng Spa menuturkan, luluran dengan buah kiwi bisa berguna untuk membersihkan, menghaluskan serta melembutkan kulit tubuh. ”Selain itu bisa juga untuk meremajakan kulit dan mengangkat sel-sel kulit yang mati. Selain itu bisa memutihkan dan menguningkan kulit tubuh,” ujar Magda.

Manfaat lain dari lulur pakai buah kiwi yaitu bisa menyegarkan dan menghilangkan bau badan hingga berfungsi untuk melancarkan peredaran darah pada kulit tubuh. Usai luluran pakai buah kiwi, siapapun Anda yang datang dengan rasa lelah, cape, penat dan tubuh pegal-pegal akan hilang seketika seusai luluran pakai buah kiwi.
Untuk memperoleh hasil maksimal lulur pakai buah kiwi ada beberapa tahap perawatan tubuh. Tahap pertama adalah massage/pemijatan sekitar 60 menit. Dalam pemijatan ini digunakan bahan-bahan sebagai berikut: minyak kelapa murni dah dua tetes esensial oil buah kiwi.
Pemijatan dilakukan untuk menghilangkan pegal-pegal dan melancarkan peredaran darah tubuh, sehingga akan merasa nyaman dan rileks. Tubuhpun akan wangi dengan aroma buah kiwi.

Tahap kedua adalah lulur selama 20-30 menit memakai bahan luluran dari buah kiwi. Bahan luluran terbuat dari buah kiwi asli ditambah air yang dihaluskan dengan cara diblender. Setelah bahan luluran bercampur, tahap selanjutnya adalah melulur tubuh dengan bahan luluran buah kiwi.
Teknik awalnya adalah bahan luluran diratakan diseluruh tubuh pada bagian belakang, dari mulai punggung, pinggang, tangan hingga kaki. Setelah bahan luluran merata di bagian belakang tubuh, maka giliran tubuh bagian depan yang dilulur. Proses luluran ini berguna untuk melembutkan kulit, menghaluskan dan membersihkan kulit tubuh.

Usai tubuh dilulur, baru masuk ke perawatan tahap ke tiga adalah steam atau penguapan. Proses penguapan dilakukan dalam suhu 30 derajat Celcius selama 15 menit. ”Penguapan berfungsi untuk membuka pori-pori pada kulit tubuh, sehingga manfaat ramuan lulur buah kiwi bisa bekerja lebih optimal untuk menurunkan kolesterol dan lemak tubuh,” ujar Magda.

Proses perawatan selanjutnya adalah masker tubuh yang berguna untuk mengencangkan kulit. Proses masker ilakukan pada bagian belakang tubuh, tunggu sampai kering dan dilanjutkan masker tubuh bagian depan. Proses masker tubuh ini memakan waktu sekitar 30 menit. ”Setelah pemijatan, dilulur, penguapan dan masker, tahap terakhir perawatan tubuh dengan lulur pakai buah kiwi adalah perendaman,” kata Magda.
Berendam di bath tub berguna untuk mencerahkan dan memutihkan kulit tubuh serta meremajakan kulit tubuh. Perendaman ini menggunakan garam plus esensial oil buah kiwi. (andriani susilawati)

Satu pemikiran pada “Luluran Pakai Buah Kiwi

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s